Rabu, 26 September 2012

Get Lost to Ponot !


Happy wednesday guys! Udah tengah minggu nih, gimana rencana weekend minggu ini? Apa? pada mau pada nonton dan ngopi-ngopi cantik di mall ? Kalo Cuma itu saya Cuma bisa bilang: 

Aiiihh~ basi banget deh! 

Kenapa gak coba explore tempat-tempat baru aja? Yang sama sekali belum pernah kalian datangi atau bahkan kalian belum pernah dengar namanya sama sekali? nyasar sekali-kali ke tempat baru ternyata asik juga lhoo daripada jamuran jadi kutu mall di kota~ :)

Nah, weekend kemarin saya dan temen sekamar saya kompak menolak ikut day off ke medan dan nekat pergi ke air terjun ponot di kabupaten asahan, sumatera utara. 

ngomong-ngomong apakah kalian sudah pernah mendengar nama air terjun ini sebelumnya? Belum? Sama dong! 

info di internet juga miniiiiimm…banget! Pas browsing buat nyari rute dan foto lokasinya saya Cuma nemu dari detik travel dan isinya mas-mas tanggung yang lagi foto-foto narsis.

Terus gimana caranya pergi ke sana kalau info minim? Yaa nanya dong! Tanya sama penduduk lokal dan masyarakat sekitar. Walaupun samar, setidaknya kalian akan mendapatkan gambaran bagaimana caranya untuk mencapai lokasi tersebut, resikonya paling nyasar-nyasar dikit lah, tapi di situlah letak serunya bukan ? 

Sebenarnya lokasi air terjun ini gak terlalu jauh sih, dari kota porsea bisa ditempuh selama satu setengah jam saja. Tapii yang paling susah: Hampir gak ada angkutan umum ke sana! Saya sudah coba Tanya-tanya apakah ada angkot dari porsea-ponot. Dari jawaban penduduk sekitar, diketahui bahwa cuma ada 5 angkot yang melayani rute tersebut, itu pun harus naik mulai jam 5-8 pagi dan pulang dari sana jam 2-3 sore. Parah nya lagi, beberapa hari yang lalu sopir angkotnya habis berantem bacok-bacokan sampai dua-duanya di penjara, alhasil angkot porsea – ponot kini hanya tersisa sebanyak 3 biji aja~ ongkosnya sekitar Rp. 10.000 sekali jalan dan makan waktu sekitar 2 jam sampai lokasi. 

Kalau ada yang berencana pergi ke sini, saya sarankan naik motor / mobil pribadi aja deh, atau nggak bisa sewa dari kota terdekat. Jalurnya aspal, muuuluuuusss abiss dan sepi banget. Enak buat touring rame-rame lah pokoknya.

Rute ke ponot cukup gampang, tinggal ikuti aja jalan aspal menuju bendungan sigura-gura yang terkenal itu, lewati gardu pandang dan view air terjun sigura-gura + jurang yang mangap lebar-lebar di kiri kanan jalan. Pemandangan nya bagus banget, jadi buat yang nyetir jangan pada meleng yaa, bisa-bisa pada nyemplung jurang nanti satu-satu~

   
Sepanjang jalur ke air terjun ponot, kalian juga bisa mampir ke bendungan sigura-gura buat foto-foto cantik atau sekedar ngintip pembangkit listrik disana. Memang keliatannya sih kayak restricted area gitu, tapi tinggal suap aja satpam nya pake uang  rokok, kalian sudah bisa foto-foto cantik di atas pintu air bendungan itu. 

Well, sebenarnya bukan nyuap sih, soalnya dia udah nodong duluan waktu kami mau minta izin buat lihat-lihat disana~  jadi yaa gak dosa-dosa amat laah~ :)

 
tidak jauh dari bendungan, kalian bisa coba uji adrenalin melintasi jembatan gantung yang goyangan nya bisa bikin kalian ingat sama dosa. Saya namakan jembatan ini “asahan flying bridge”. Menurut saya Jembatan gantung ini mirip banget kayak jembatan gantung merah di kebun raya bogor tapi dikawin silang sama kanopi bridge di taman nasional gunung halimun salak. Dengan ditunjang tali baja, lantai kayu, dan jalinan tali kawat sebagai pagar pengaman di kiri-kanan, jembatan ini terbentang gagah sepanjang 150 meter di ketinggian sekitar 300 meter dari dasar jurang yang menganga.



dari asahan flying bridge, air terjun ponot tinggal berjarak 30 menit perjalanan saja. perhatikan gapura melengkung di sebelah kanan jalan, nah itulah pintu masuk ke areal air terjun yang lokasinya tidak jauh dari barisan gardu listrik pembagi tegangan. Terus jalan sekitar 500 meter lagi dan voila! Kalian akan melihat air terjun tiga tingkat yang berasal dari anak sungai asahan setinggi 250 meter yang menjulang di depan kalian:

  
The best thing on this area is: gak ada karcis masuk! Iya, bener, gratis aja gitu masuknya. Paling sial kalian cuma bayar parkir motor rp. 5000 atau  mobil Rp. 15.000 aja. setelah itu kalian tinggal nyelonong dan permisi-permisi sama yang jaga warung di situ, kalian udah bisa nyemplung ke anak sungai air terjun ponot. Saya sih menyarankan untuk hiking lagi ke atas kalau mau melihat view air terjun secara utuh. Dekat kok, Cuma sekitar 300 meter lagi melompati batu-batu kali. Tapi kalau mau hiking kalian harus siap-siap basah yaa, uap percikan air terjun ini soalnya menyebar jauh banget sampai sekitar 2oo meter dari air terjun dan membentuk seperti kubah kabut di sekitar kolam jatuhan air terjun. 

Waktu yang tepat buat foto-foto di sekitar air terjun ini adalah jam 3-4 sore saat matahari tepat ada di puncak air terjun. Ambil dari jauh dan utuh, pakai iso 100-200 dan shuter speed rendah and I guaranteed you’ll get heavenly picture ! :) 

   
jadii~ apakah kalian sudah pernah dengar tentang air terjun ini? Atau ada tempat lain yang bahkan tidak kalian sadari dekat dengan tempat tinggal kalian? Ayoo eksplore! Jangan takut nyasar karena kalau gak pernah nyasar kalian gak akan pernah belajar~


Jelajahi, ambil fotonya, dan ceritakan kepada kami! 

Get lost and tell the story!

It just like simply shoot and share ! :)

Selasa, 25 September 2012

Hide and Seek with Bama !


Hey hoo~!! Sorry for the looong new blog posting! It’s been three hectic months since I moved from java! Yup, now I’m workin’ on eucalyptus plantation in north sumatera! Being in the middle of tropical rain forrest and far away from internet connection made me missed kamera-kecil soo bad, but thanks god now I’m moved to head office in Porsea, a small town near lake toba and finally had the access to personal computer on my flat~ :)

first day I moved to head office, I found this kitten always hanging around outside my flat. He always follow me, “the new boy on the block” and spying on my window all the time. When I gave him a small piece of salty fish, he came to get it and gave me a cute “meow” as the thanks, but when I go closer, he ran away and hiding behind the wall. He gonna’ wait until I not chasing him again and look to another direction. After that, he continued following me again as before. 



I named this little hide-and-seek kitten  as “bama” 

Why ? because it’s sounds cute and it’s the same name with my heart robber girl’s cat that she always mention on her twitter~ :) 

Soo, who wants to play hide and seek with bama? 

Just come to my flat, bring some salty fish and prepare your camera ! If you are lucky, you can get his funny expression when he peeping at you!

It’s tricky, it’s funny,

It Just like simply shoot and share ! :)