Kamis, 20 Oktober 2011

Rolling Stone Music Biz: field report from campus

Tengah-minggu seperti ini semuanya memang terlihat serba nanggung, kerja sudah jenuh sementara weekend masih jauh. Walapun demikian,  ada saja hal-hal seru yang anehnya menghampiri saya secara tidak sengaja. Yaah, cukuplah untuk menghilangkan jenuh di hari-hari nanggung seperti ini. 

Rabu kemarin gak sengaja saya melihat banner di pintu keluar kampus, banner besar yang hanya bisa ditandingi oleh baliho pilkada:

"Rolling Stone Music Biz: inspiring people, inspiring music, inspiring business"
guest speaker: Glenn Fredly, Andi /rif, dan EQ Puradireja
Auditorium FPIK 19 Oct' 13.30-17.30
htm: Rp.10.000

Tiketnya ternyata cuma ceban, sekali lagi, CUMA CEBAN. Teringat  punya janji ketemuan dengan pemuda galau di kampus, saya mencoba untuk mencari korban untuk diajak ke acara tersebut. Open Facebook and comment on his status:

"cuy, meet me @ audit FPIK jam 1 yaa~ skalian mau ikut acaranya rolling stone, ada Glenn Fredly loh!"

Sambil tersenyum-senyum licik saya menunggu siapa saja yang terpancing buat ikut ke acara tersebut. 
"kling" dua notifikasi masuk: 
 Pemuda Galau : "Waahh serius?? jam berapa??" 
 PNS Labil       : "Serius man jam berapa?? ikut euy!!

Dua terpancing, yess.
dan perlu diketahui sodara-sodara, hari itu masih hari kerja, musim UTS, dan masih jam kantor. 

damn, i'm good at advertising~ :)

Singkat cerita, kita bertemu di kantin dekat lokasi acara, sambil gosip-gosip nggak jelas ngomongin mantan, alasan dan trik kabur dari kantor (ijin seminar, kata PNS Labil) serta misteri gadis genit yang polos-belum-pernah-pacaran-cuek-setengah-mati-sama-cowok-dan-tanpa-dia-sadari-telah-menelan-banyak-korban-patah-hati, kita ngakak-ngakak cangak sambil menunggu tiket box dibuka. 

Tepat jam 1 siang, kita membeli tiket box yang  harganya mendadak berubah jadi Rp.12.000 gara-gara banyaknya peserta yang antri untuk ikut acara tersebut.


Selain mendapatkan snack yang sangat rock n' roll berupa pastel, aqua gelas,  dan lontong, kita juga mendapatkan satu majalah keren sisa produksi dari tahun lawas. Mengingat majalah yang di dapat oleh pemuda galau dan PNS labil merupakan edisi special Leonardo Di Caprio dengan pose yang sangat-sangat nggak banget untuk ukuran majalah maskulin sekelas rolling stone, saya cukup bersyukur dengan edisi yang saya dapat sebagai merchandise:


Acara dibuka oleh mas Wendy, executive editor rolling stone yang bagi-bagi ilmu dan  promosi buku tentang bisnis musik di Indonesia, major dan indie label, serta peranan manajer sampai liason officer dalam suatu show artis. Sebelum mengenalkan guest speakers, mas Wendy bertanya pada audience:

"siapa yang di sini punya beli cd musik asliii??" - gak ada yang ngacung.
"siapa yang di sini beli cd musik bajakaaan ??" - masih gak ada yang ngacung.
dan akhirnya:
"siapa yang disini dowload musik dari 4shareeed??" -  panggung langsung gelap ketutupan tangan-tangan yang ngacung.

blah, ketauan deh :)

Selanjutnya mas Wendy mengundang Andi /rif, Glenn Fredly dan mas-mas BNI yang mukanya mirip Anas Urbaningrum untuk naik ke panggung. Diskusi yang menarik tentang bisnis musik berbasis komunitas dari Glenn untuk mengurangi peredaran musik bajakan dan meningkatkan loyalitas penikmat musik dengan artisnya menunjukkan kalau dia merupakan musisi yang cerdas serta mampu membaca pasar. Selain itu banyak diskusi menarik lainnya mengenai  indie label yang diharapkan dapat memberikan musik berkualitas untuk mengimbangi musik-musik main-stream yang isinya cuma melayu, easy listening, lagu cinta-cintaan  cengeng serta boyband-girlband yang gak jelas.


Diskusi juga diisi dengan share pengalaman saat mereka pertama kali terjun ke bisnis musik, beberapa mungkin belum pernah diceritakan ke masyarakat umum. Saya baru tau, ternyata Andi /rif itu hampir pernah menjadi pegawai Bank Indonesia. Dia lolos seleksi pegawai dan harus berangkat ke Malang untuk penempatan. Selama perjalanan di kereta, dia terus berpikir apakah akan memilih jadi pegawai bank atau melanjutkan profesi sebagai vokalis di band yang saat itu mulai dikenal masyarakat. Akhirnya, saat tiba di stasiun Jogja, dia melompat turun dan memutuskan berkarir sebagai vokalis band. keputusan besar yang cukup berani menurut saya. 

Sama nekatnya seperti Andi, pada awal karirnya Glenn pernah meminjam uang sana-sini untuk ongkos mengikuti final festival musik di Rusia. Awalnya ia diremehkan karena berasal dari negara yang tidak diunggulkan, akan tetapi, ia mampu meraih juara satu di festival tersebut dan memenangkan 500.000 dolar AS yang dapat menutup uang pinjaman  dan masih banyak tersisa untuk modal rekaman dan pembuatan album.

Guest speaker yang paling saya tunggu sebenarnya adalah EQ Puradireja, produser yang sudah banyak menggarap album musik terkenal seperti Maliq and D'essentials, Glenn Fredly, serta acara-acara musik besar seperti Java Jazz dan Java Soulnation. 


Sebenarnya bahasan dari guest speaker yang ini sangat menarik dan bisa lebih mendalam lagi kalau tidak ada empat mahasiswi tingkat awal yang teriak-teriak norak "kapan nyanyi nyaa? nyanyi dooong,, nyanyiii,,!!" yang duduk tepat di sebelah kanan dan belakang saya. Belum lagi waktu mas Wendy membuka sesi tanya jawab mereka menjerit-jerit binal dengan suara sok imut yang di cempreng-cemprengin: 

"Ooomm akuuh dong Oohhmm...akuhh udahh darii tadi niiihhh...akuhh kan ceweeekk hhhh...!!" sambil terus cekikikan berisik mainan BB sepanjang acara.

Oh, grow up !

Saking annoying nya tingkah mereka, pengunjung lain yang serius ingin mendengarkan materi hanya bisa memandang kesal sambil menahan keinginan  mereka untuk menyumpal mulut  mahasiswi ababil itu dengan lontong. 

Dek, satu saran ya buat kamu, ini acara workshop, bukan konser. kalo kamu mau liat orang nyanyi dan teriak-teriak cari perhatian kamu bisa datang ke Inbox, derings, Dahsyat, atau acara-acara musik pagi yang shootingnya di ITC itu, oke? :)

Beres diskusi akhirnya tiba saatnya perform. Opening band dipercayakan kepada Hidroponik, band IPB yang awalnya diremehkan oleh audience.


Seperti sebagian besar pengunjung yang datang cuma untuk melihat Glenn nyanyi, Mahasiswi norak di sebelah saya pada awalnya teriak-teriak menyuruh band itu turun dan minta Glenn cepat-cepat perform. kondisi berbalik setelah mereka mendengar suara  dua orang vokalis yang ternyata keren abis! mereka membawakan "Buktikan" Dewi Sandra dan Ryan Pasto serta "Hebat" dari Tangga. Baru di reff lagu pertama,  penonton yang tadi koar-koar nyuruh turun malahan ikut-ikutan nyanyi dan tepuk tangan~ :)

Akhirnya mas Wendy memanggil Glenn untuk perform yang disambut dengan jeritan penonton: 

Tiga lagu dibawakan yakni "Terpesona", "Akhir Cerita Cinta", dan "Pancasila Rumah Kita"
dan seperti biasa kalau nge-Jam pasti ada scat yang cihuy dari Glenn. di lagu "Akhir Cerita Cinta" dia mengajak Matthew Sayerz, vokalis dari Barry Likumahuwa Project untuk nyanyi bareng dan adu scat yang keren abis di akhir lagu. Thumbs up deh pokoknya!

Well, itulah acara seru yang ada di kampus minggu ini, bagaimana dengan kamu? ada acara-acara menarik atau yang menyebalkan di tengah minggu ini?  coba ceritakan, i'd love to hear that from you!

Datang, foto, dan ceritakan.

just simply shoot and share ! :)

8 komentar:

  1. Ini inisial2nya oke banget daah...om-om ganjen :D

    BalasHapus
  2. Hahaha!! sebisa mungkin orang-orang yang ada di postingan disamarkan aslinya, kalau ada yg kepleset mencet link ya lain lagi yaa ceritanya~ :D du,,du,,duuu~

    BalasHapus
  3. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    BalasHapus
  4. yah komennya diapus, gak asik ah jay~ :D

    BalasHapus
  5. hahahaha
    seru baca FRnya Man..

    jadi gimana hasil diskusi dengan si PNS? hahaha

    BalasHapus
  6. hasil diskusi menghasilkan sebuah kesepakatan yang berbentuk pertanyaan:

    "kapan kita karaokean ?"

    :D :D :D

    BalasHapus
  7. eh, postingan gw yang baru kok ga muncul ya? sebenernya kemaren itu gw delete karena di bawahnya gw bikin komen lagi.. ada kata2 yang gw edit.. tapi kok ga muncul ya komen yang ke-2? mau gw tulis lagi disini, tapi udah lupa kemaren komen apa.. hahahaha..

    eh, EO oknum!! kemaren kemana? klien udah pada sms, kagak direspon siah!!

    BalasHapus
  8. HAh? pada sms balik? gak ada yg masuk satupun loh! seriusan! kirain gak jadi atau pada sibuk,,yah pulang aja deh akhirnya,,ternyata lebih efektif dimention lewat FB sama twiter yaa? ckckck..anak mudaa~ :D

    BalasHapus