Kamis, 19 April 2012

posting around at kantor pos !

haloo~ !! lama gak ketemu yaa? kalau jaman sekarang belum ada internet pasti saya sudah dapet surat protes dari temen-temen blogger karena hampir sebulan lebih gak posting-posting. ngomong-ngomong soal surat, apakah ada diantara kalian yang dulu ikutan program sahabat pena? itu lhoo,, program pertemanan dengan cara balas-membalas surat dan kirim-kiriman kartu pos ke alamat teman yang belum kalian kenal sama sekali. biasanya alamat mereka dapat kita lihat di majalah bobo (masih eksis gak ya itu majalah?) dan tinggal pilih deh mau kirim ke siapa. 

naah~ kalau kalian sering ikutan pasti ingat dong dulu sering bolak-balik ke kantor pos atau mengunjungi bis surat (yes, they call it "bis surat" instead of "kotak pos") untuk mengirimkan surat balasan. kalian masih ingat gak suasana kantor pos jaman dulu? saya ingat banget suasana kantor pos bogor saat itu benar-benar sumpek, ramai, panas, dan buluknya ampun-ampunan. antriannya benar-benar panjaaaangg dan di loket pengiriman biasanya kita disambut sama bapak-bapak setengah baya yang menanyakan dengan muka bosan : "kirim kemana? biasa? ekspres? kilat?" sambil menyerahkan perangko, setelah itu "BAMM!!" surat kita di cap dengan stempel sakti mandraguna segede martil yang menandakan surat kita sudah sah dan siap untuk dikirim.

sekarang ayo ngaku, hari gini masih ada gak diantara kalian yang pernah main lagi ke kantor pos ?  

kemarin saya terpaksa menyeret kaki ke kantor pos bogor untuk mengirim lamaran kerja. entah mengapa di jaman internet serba cepat dan tinggal klik e-mail begini masih ada saja perusahaan yang mempertahankan cara konvensional "lamaran dikirim via pos ke PO BOX ****** paling lambat tanggal ****** CAP POS"

oke lah, pikir saya, sekalian nostalgia mengingat-ingat buluknya kantor pos jaman dulu.

sesampainya di sana ternyata saya salah besar! dari luar memang tidak ada yang berubah dari kantor pos ini, tetap vintage dan gaya art deco nya masih dipertahankan sampai sekarang. yang menjadi favorit saya dari kantor pos ini adalah bis surat tua di depan gerbang kantor yang masih digunakan sampai sekarang :


walaupun luarnya antik, bagian dalam kantor pos ini benar-benar berubah total! saya sampai pangling dan hampir sulit membedakan desain kantor pos ini dengan desain interior pada bank swasta nasional. tampilan dalam kantor pos ini terlihat modern minimalis dengan barisan kassa yang sekilas tampak seperti bagian teller di bank. di depan kassa tersedia deretan sofa yang nyaman untuk pengunjung. sistem antrian menggunakan nomor seperti di bank memudahkan para pengguna layanan pos untuk tidak mengantre panjang di depan kassa dan cukup duduk menunggu di sofa hingga nomor urutnya dipanggil. persis seperti sistem antrian di bank.


kassa paling ujung kiri merupakan bagian untuk layanan giro dan jasa pengiriman uang oleh western union, ujung sebelah kanan untuk menabung dan membayar tagihan pajak, sedangkan di tengah khusus untuk pengiriman surat dan dokumen lainnya. pelayanannya benar-benar cepat dan efisien. selain itu petugas pos nya juga telah berganti dari bapak-bapak setengah baya menjadi mas-mas dan mbak-mbak yang cakepnya saing-saingan sama pegawai bank.

melirik sedikit disamping pintu masuk, ada layanan customer service layaknya sebuah bank swasta nasional.

 

tapii yang paling menarik perhatian saya adalah dua mesin di dekat pintu masuk ini niih :


mesin di sebelah kiri namanya "information kiosk" atau kios informasi pos. di mesin ini kita bisa mencari kode pos dari alamat yang kita punya, keterangan tentang layanan dan benda-benda pos, hingga sejarah kantor pos bogor. kalau mesin yang di sebelah kanan yang memakai layar touch screen ini memang sekilas terlihat canggih, tapi fungsinya utamanya hanya untuk mengeluarkan kertas nomor urut antrian saja~ :)


walaupun "hanya" mengurusi surat-surat, kantor pos ini sudah online ke seluruh indonesia lhoo... jadi kalau mau kirim uang lewat money gram atau western union keluar daerah atau keluar negeri proses transfernya cuma berlangsung beberapa detik aja. walaupun luarnya jadul, tapi dalemnya sudah serba modern dan adem karena sudah dilengkapi mesin penyejuk udara  yang  segede-gede kulkas.

jadii...apa kalian tertarik untuk mencoba mengirim surat lewat kantor pos lagi? seru juga loh buat nostalgia ! dan kelebihan lain dari surat adalah pesan yang dikirim menjadi lebih spesial dan pribadi. kenapa? karena semua isi surat mulai dari pemilihan kertas, tulisan, hingga amplop yang digunakan adalah pilihan kita sendiri. usaha yang dikeluarkan juga lebih banyak dan melibatkan proses serta perjalanan panjang mulai dari ruang sortir, masuk ke kantong surat, kapal kargo, kantong motor pak pos, hingga sampai ke kotak pos tujuan.

sepucuk surat dapat bercerita lebih banyak dibandingkan dengan seratus e-mail.

dan berkirim surat sangat disarankan untuk pasangan LDR yang masih pacaran di timeline twitter atau pasang status alay di facebook. daripada nyampah di timeline, why you don't go back to basic and start writing a letter?  lebih mantep dan berasa pengorbanannya kan? daripada bikin follower kalian geli dan mencet tombol "report as spam" pada akun kalian, menulis surat mungkin bisa menyalurkan rasa kangen pada pasangan kalian dengan cara yang tidak norak~ :)

with soo much effort and process, a single letter really worth to wait than a thousand comment on your facebook's wall.

yuk main lagi ke kantor pos !

simply write and put a stamp,
and send the letter to the beloved one.

just simply shoot and share ! :)

4 komentar:

  1. *mikir*
    kapan terakhir ke kantor pos yaaa??? :D
    hohohoho

    BalasHapus
    Balasan
    1. hayoo~ kapan cobaa? jangan-jangan terima surat terakhir juga pas pengumuman lulus UN SMA yaa?

      yuuk main ke kantor pos lagi! kirim surat/foto ke sahabat dan pacar kamuu, pasti lebih spesial !

      :)

      Hapus
  2. trakhir kali maen di kantor pos itu pas tahun 2009 lalu saat ngirim lamaran buat kerja

    sampai sekarang udah gak pernah kesana lagi

    BalasHapus
    Balasan
    1. hai helga! kalau sekarang mainnya lebih sering ke JNE kali yaa? nice line clothing by the way~ :)

      Hapus